Proses Penyaringan Air
Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebersihan air, siswa kelas 4 SD Negeri 068008 Medan mengadakan kegiatan edukasi berjudul “Aksi Cilik Jaga Air”. Di dalam kelas, mereka bereksperimen dengan metode penyaringan sederhana untuk membuktikan bahwa air yang tampak bening belum tentu aman untuk diminum atau digunakan mandi. Mereka menyiapkan alat-alat dasar—botol plastik bekas yang dipotong, lapisan kerikil, arang aktif, dan pasir halus—sebagai media saringan. Berbagai sampel air, mulai dari air bercampur tanah dan dedaunan, air kolam, air berwarna, hingga air sumur, dituangkan perlahan agar melewati setiap lapisan filter. Arang aktif kemudian berfungsi menyerap bau dan kontaminan halus, sedangkan pasir menangkap partikel-partikel mikro sebelum cairan terakhir disaring dengan kain kasa atau kapas. Hasilnya mengejutkan: meski air keruh awalnya berubah menjadi bening—seperti air mineral—zat berbahaya dan mikroorganisme tetap dapat bertahan jika tidak ada penanganan tambahan. Saat Kevin
Kelompok (5 Orang)