Statistik Pengunjung
Eksplorasi karya dari seluruh Indonesia!
Observasi Lingkungan Sekolah Terhadap Air_Aksi Cilik Jaga Air
Siswa kelas 4 SD UPT SDN 068008 Medan melaksanakan kegiatan observasi lingkungan sekolah pada Jumat, 30 Januari 2025 sebagai bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Bangunlah Jiwa dan Ragaku”. Fokus kegiatan ini adalah mengenali kondisi ketahanan air di sekitar sekolah_Aksi Cilik Jaga Air. Didampingi oleh guru dan fasilitator, para siswa memeriksa sejumlah titik penting seperti saluran air, tempat penampungan, area resapan, hingga penggunaan air di kamar mandi dan taman sekolah. Mereka mencatat temuan, mendokumentasikan kondisi, dan mendiskusikan potensi masalah seperti genangan air, sampah yang menyumbat saluran, serta kebocoran kran. “Kegiatan ini melatih anak-anak untuk lebih peka terhadap lingkungan. Mereka belajar bahwa menjaga air itu penting untuk kehidupan,” ujar Melki kelas 4B. Ia menambahkan bahwa observasi ini merupakan langkah awal sebelum menyusun solusi sederhana seperti membuat poster hemat air dan kampanye kebersihan.
Ajakan menanam pohon untuk penghijauan lingkungan sekolah dalam mencegah banjir.
Sekolah mempunyai tujuan dalam menjaga lingkungan supaya tetap sehat dan bersih.Siswa SD Negeri 3 Gelang juga bisa berperan sebagai jurnalis warga yang melaporkan kegiatan mereka,dengan mendokumentasikan aksi menjaga kebersihan air.Dengan Penghijaunan pohon akan mencegah banjir.Selain aksi lingkungan seperti membuat poster kampanye.
Diskusi Hasil Observasi dan Wawancara Murid terkiat Aksi Cilik Jaga Air
Murid kelas 4 SD Negeri 068008 Medan berdiskusi di ruang kelas setelah melakukan wawancara pada masyarakat tentang potensi masalah air. Murid dibagi beberapa kelompok dan siap memaparkan hasil diskusi mereka tentang solusi masalah air di lingkungan sekitar sekolah. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari observasi dan wawancara lapangan yang dilakukan beberapa hari sebelumnya, di mana para murid mengidentifikasi potensi kerusakan air, kapasitas debit air PDAM yang terbatas, genangan air, dan praktik hemat air warga sekolah serta solusi kecil dalam menghadapi air kotor di rumah sebab tidak semua warga mendapat air yang bersumber dari PDAM. Kebanyakan dari air sumur yang airnya terkadang kotor dan berwarna.